Showing posts with label Saifun Arif Kojeh. Show all posts
Showing posts with label Saifun Arif Kojeh. Show all posts

Thursday, May 17, 2012

Kembali Berkasih Mesra

Saat puncak jiwa menikahi cintamu
Kau menangis terguguk di alas debu
lalu kau pun kembali 
berkasih mesra dengan-Nya

Rantau Panjang (Negeri Betuah), 16 Mei 2012

Tuesday, May 15, 2012

Mengukir Cinta



Jerit pilu, tangis rindu, sesak meronta, lepas diri
Ukir cinta dalam langkah dan perbuatan tunduk pasrah
Jalani hidup yang bertajuk sari di kelopak kembang setanggi
Untuk pertiwi yang bau wanginya menyentuh perasaan terdalam
Rasakan betapa damai dan indahnya dekapanmu

Rantau Panjang (Negeri Betuah), 12 Mei 2012

Bunga Mawar di Taman itu

bunga mawar mekar di taman itu
mengenangkanku pada kelembutanmu
yang mengajarkan padaku 
untuk jadi bunga mawar yang tak mudah dipetik
dan selalu membawa keharuman pada siapapun

selain itu, bunga mawar mekar di taman itu
juga mengingatkanku saat ingin kubahagiakanmu
tapi, kau malah dibawa waktu selamanya
ke tempat kasih abadimu bersemayam
meninggalkanku yang bisu mengumpat waktu
belum terima atas apa yang dilakukannya

Rantau Panjang (Negeri Betuah), 13 Mei 2012

Wednesday, May 9, 2012

Sidratul Muntaha Cinta


bersamalah kau dengan langit 
yang tetap setia menaungimu 
jika kau kepanasan dan kedinginan
sehingga kau akan dibawanya
ke sidratul muntaha cinta

Negeri Betuah (R. Kontrakan), 4 Mei 2012

Friday, May 4, 2012

Berlayar


Kapalnya berlayar 
dari selat impiannya
tanpa muatan material di dalamnya
hanya membawa semangat baja, kesabaran, ketulusan, kebijakan
Melewati musim tak menentu
Cuaca yang yang tak bisa diramal
Gelombang yang terus bergemuruh
Menemui kekasihnya di pantai kesemayaman
Untuk menumpahkan rindu dendam,
Bercumbu rayu, berbagi kasih sayang
Tanpa limit waktu yang membatasinya

Negeri Betuah (Rantau Panjang), 2 Mei 2012

Wednesday, May 2, 2012

Suapan Pertiwi



becerogok hati dan perasaan yang tak bosan-bosannya
menanti suapan kasih sayang pertiwi 
dari setiap hari yang ngilu 
yang menorehkan sejarah dan kenangan terpatri
betapa kau sangat berarti bagi kehidupan ini

Negeri Betuah (Teluk Melano), 1 Mei 2012