Showing posts with label Wahyu Toveng. Show all posts
Showing posts with label Wahyu Toveng. Show all posts

Friday, June 1, 2012

Kecebur


Gelaran intuisi
di atas panggung cahaya
mengamen fiksi
setumpuk antologi
sebait ideologi
terhambur dari gelasgelas kopi
sekumpulan orangorang nyentrik
dan wacana diskusi
tentang budidaya hati
di punggung pelangi

tempalah jiwa
kumandangkan cinta
meski dari balik deretan mejameja temaram
di sudut warung apresiasi

bila kau melihat kemungkaran di muka bumi
maka buatlah puisi
dan jihadkan peperangan nurani
dengan cita rasa seni


Bulungan 30052012

Saturday, May 12, 2012

TRAGEDI DIKSI


Syairsyair rapuh
mendurakan rindu
kemayu melayu
bagai bom waktu
penuh selubung mesiu
menanti picu

sungguh miris mengiris
hingga lirih tragedi luput dari apresiasi
terperam suram dalam sihirsihir diksi

sementara bathinbathin ringkih
bersolek di depan cermin
membedaki kecengengan
tutupi gamang ketololan

padahal duburdubur semakin membusuk
karena beban jatidiri
siap meledakkan kentut menyesakkan

betapa naifnya...

12052012, Selatan Jakarta

Thursday, May 10, 2012

LAPANG


Sajak sumbang mengadu nasib
merupa kekasih di terik siang
titahpun terunggah lumrah
jenjang terang kadung prana
maka jiwajiwa tegar tak lagi gusar
meski semenjak cinta meradang
rindurindu terkapar tak berbalung
dan anjinganjing kudisan sangat berang
karena bulan piatu
lugu menagih mimpi ketenaran
dalam kecemburuan

kini bintang telah mendiang

09052012, Utara Jakarta